Bisnis
Rizqy Mutawakkil
222010200221
Dosen pengampu:
Tofan Tri Nugroho,S.E.,M.M.
Progam Studi Manajemen
Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial
Uniersitas Muhammdiyah Sidoarjo
A. Apa Itu Bisnis
Menurut Griffin dan Ebert (2020), bisnis adalah sebuah organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan.
Ciri-ciri utama bisnis:
- Menghasilkan Laba (Profitability): Tujuan utama bisnis adalah menciptakan keuntungan.
- Pertumbuhan (Growth): Kemampuan untuk berkembang secara berkelanjutan.
- Keberlanjutan (Sustainability): Menjaga eksistensi bisnis dalam jangka panjang.
- Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction): Memberikan nilai tambah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
- Inovasi (Innovation): Menciptakan ide baru yang memberikan nilai tambah.
- Keunggulan Kompetitif (Competitive Advantage): Menawarkan sesuatu yang unik dibandingkan pesaing.
B. Perusahaan
Menurut Griffin dan Ebert (2007), perusahaan adalah organisasi yang menyediakan barang atau jasa untuk dijual dengan tujuan mendapatkan laba.
C. Sistem Ekonomi
Sistem ekonomi adalah sistem negara untuk mengalokasikan sumber dayanya di antara warga negaranya, baik individu maupun organisasi.
D. Lingkungan Bisnis
Lingkungan bisnis adalah kondisi yang terjadi di sekitar bisnis atau perusahaan yang dapat memengaruhi laju usaha tersebut. Hal ini penting untuk menjadi perhatian perusahaan karena akan memengaruhi performa.
Meskipun perusahaan terlihat tidak saling berhubungan dalam satu lingkungan bisnis, mereka saling terkait, saling memengaruhi, dan saling bersaing demi keberlanjutan perusahaan.
Komponen Lingkungan Bisnis:
- Batas-Batas Organisasi: Batasan yang memisahkan organisasi dari lingkungannya (eksternal).
- Lingkungan Multi-Organisasi: Situasi di mana berbagai organisasi beroperasi dan berinteraksi dalam ekosistem yang sama.
- Lingkungan Ekonomi: Kondisi sistem ekonomi di wilayah tempat organisasi beroperasi.
E. Batas-Batas Organisasi
Batas organisasi adalah batasan yang memisahkan organisasi dari lingkungannya (eksternal). Meskipun relatif mudah diidentifikasi, batas-batas itu menjadi semakin rumit dan sulit untuk ditentukan.
Contoh:
Sebuah toko serba ada kecil terdiri dari gerai penjualan barang, ruang penyimpanan, dan kantor manajer/pemilik. Secara fisik, batas toko terlihat jelas. Namun, saat distributor makanan atau minuman memasuki toko untuk menginventaris produk dan mengisi ulang rak, mereka menjadi bagian dari aktivitas bisnis toko tersebut, meskipun tetap dianggap eksternal.
Kerumitan serupa terlihat pada kemitraan antar bisnis. Contohnya, McDonald’s memiliki kontrak eksklusif dengan Coca-Cola untuk menjual produk mereka, termasuk di lokasi-lokasi seperti Wal-Mart atau Disney. Dalam kasus ini, batas bisnis menjadi kabur karena adanya interaksi multi-bisnis yang saling memengaruhi.
F. Lingkungan Multi-Organisasi
Lingkungan multi-organisasi mengacu pada situasi di mana berbagai organisasi beroperasi bersama dalam ekosistem yang sama, sering kali dengan tujuan atau peran berbeda tetapi saling terkait.
Contoh:
Produsen makanan seperti Indofood bekerja sama dengan petani atau perusahaan agribisnis untuk mendapatkan bahan baku seperti gandum, minyak kelapa sawit, atau sayuran.
G. Lingkungan Ekonomi
Lingkungan ekonomi mengacu pada kondisi yang relevan dalam sistem ekonomi tempat perusahaan beroperasi.
Contoh:
Jika ekonomi berjalan baik dan banyak orang memiliki pekerjaan dengan upah tinggi, perusahaan perlu menawarkan gaji yang lebih kompetitif untuk menarik pekerja. Sebaliknya, jika pengangguran tinggi, perusahaan mungkin dapat menawarkan upah lebih rendah.
Kasus H&M menunjukkan bagaimana lingkungan ekonomi memengaruhi bisnis. Sebagai pengecer, H&M menghadapi tekanan akibat resesi dan perubahan kebiasaan konsumen. Lingkungan eksternal, termasuk ekonomi global, teknologi, dan sosial-budaya, memberikan peluang sekaligus tantangan bagi bisnis.
H. Dimensi Lingkungan Eksternal
Dimensi lingkungan eksternal mencakup faktor-faktor di luar kendali organisasi, seperti:
- Lingkungan bisnis domestik.
- Lingkungan bisnis global.
- Lingkungan teknologi.
- Lingkungan politik-hukum.
- Lingkungan sosial-budaya.
- Lingkungan ekonomi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar